MENUJU KEMERDEKAAN FINANSIAL

Category : Uncategorized
MENUJU KEMERDEKAAN FINANSIALby vinsenon.MENUJU KEMERDEKAAN FINANSIALSelamat hari senin. Tetap semangat dalam meniti kehidupan dan menjemput mimpi-mimpi yang sedang diperjuangkan. Mari sejenak membahas tentang kemerdekaan finansial. Makanan jenis apakah itu? Menurut pakar keuangan asal Amerika Serikat, Robert T. Kiyosaki, merdeka finansial atau dapat juga diartikan sebagai financial freedom bukan berarti harus sangat kaya dan memiliki harta berlimpah. Merdeka finansial itu adalah […]

Selamat hari senin. Tetap semangat dalam meniti kehidupan dan menjemput mimpi-mimpi yang sedang diperjuangkan. Mari sejenak membahas tentang kemerdekaan finansial. Makanan jenis apakah itu?

Menurut pakar keuangan asal Amerika Serikat, Robert T. Kiyosaki, merdeka finansial atau dapat juga diartikan sebagai financial freedom bukan berarti harus sangat kaya dan memiliki harta berlimpah. Merdeka finansial itu adalah kondisi bebas alias benar-benar bebas menjadi diri sendiri dan benar-benar bebas menjalankan hal-hal yang disukai.

Menurut saya, merdeka secara finansial berarti bebas hutang dan mempunyai sumber pengahsilan baik secara aktif maupun pasif yang mampu untuk  memenuhi kebutuhan hidup saya sekeluarga di masa yang akan datang, sehingga saya bebas melakukan apa saja secara positif.

Apakah anda ingin merdeka secara finansial? Pasti, dong J. Saya juga. Siapa sih yang tidak ingin merdeka secara finansial? Semua orang pasti ingin merdeka secara finansial.

Lalu, apa yang harus kita lakukan untuk menuju kemerdekaan finansial?

Berikut beberapa hal yang harus dilakukan untuk menuju kemerdekaan finansial:

  1. Harus mempunyai sumber penghasilan.

Sumber penghasilan bisa kita dapatkan melalui usaha/ kerja. Semakin banyak sumber penghasilan, semakin cepat kita menuju kemerdekaan finansial. Oleh karena itu mengapa banyak konsultan keuangan menganjurkan untuk harus mempunyai passive income. Jangan hanya mengandalkan active income.

Bagaimana caranya untuk memperbanyak sumber penghasilan?

Berdasarkan pengalaman saya, fokuslah terlebih dahulu pada satu usaha. Setelah usaha tersebut berkembang baik, barulah mengembangkan sayap untuk usaha-usaha lainnya. Jangan sampai usaha yang satu belum berhasil baik, sudah putus asa, lalu beralih ke usaha yang lain. Jika ini yang terjadi, maka usahamu tidak akan maju. Karena yang namanya sukses, butuh proses. Kebanyakan orang tidak sabar mengikuti proses yang ada dan berharap cepat sukses. Sukses pasti akan datang jika kita melewati yang namanya proses. Tidak ada kesuksesan tanpa proses.

Jangan pernah membandingkan dirimu dengan orang lain yang telah sukses. Mengapa?

Karenakita tidak tau proses yang dilaluinya. Kita hanya dapat melihat puncak kesuksesannya. Kegagalan-kegagalan yang dilaluinya selama proses menuju sukses, tidak terlihat oleh kita.

  • Tunda kesenangan.

Point ini saya dapatkan dari Bapak Tung Desem Waringin(TDW) melalui video Youtube-nya. Jangan memakai uang anda untuk membeli barang – barang yang bersifat konsumtif, tetapi pakailah uang anda untuk membeli aset  yang bersifat produktif. Di mana, barang yang anda beli akan menghasilkan uang kembali pada anda. Pak TDW juga menganjurkan untuk mengutamakan investasi leher ke atas di mana kita disarankan untuk tidak ragu-ragu utnuk berinvestasi mendapatkan ilmu pengetahuan melalui kursus, seminar ataupun buku untuk menambah wawasan kita. Terima kasih kepada orang-orang hebat seperti bapak TDW yang rajin berbagi ilmu kepada semua orang untuk mencapai kemerdekaan finansial.

  • Utamakan untuk memenuhi KEBUTUHAN bukan KEINGINAN.

Poin ini terlihat sederhana, tetapi sangat sering kita lakukan. Ketika kita memiliki uang, kita lupa untuk memprioritaskan belanja KEBUTUHAN  saja. Ketika uang yang kita miliki telah habis, barulah kita tersadar. Kita lebih banyak menggunakan uang untuk memenuhi keinginan kita. Bukan kebutuhan. Sayang, sudah terlambat. Hal itu selalu terjadi berulang kali.

Sebaiknya uang yang kita miliki, dipakai untuk memenuhi kebutuhan kita. Setelah itu jika masih tersisa, gunakanlah untuk berinvestasi.

  • Jangan lupa untuk beramal.

Di era sekarang, banyak orang yang yang beramal dengan tujuan membuat konten dan mengupload pada sosial media. Please, deh. Jangan masuk dalam lingkaran orang-orang seperti itu.

Jadilah orang yang beramal dengan hati yang tulus. Tak perlu dirimu mengharapkan imbalan apapun. Karena Tuhan tau itu, dan Tuhan akan membalas amal kebaikanmu dengan caraNya yang tidak akan dirimu sadari. Trust me.

  • Jangan lupa berdoa.

Ada satu untaian ungkapan  yang begitu saya sukai: “Bekerjalah semampumu disertai doa, selebihnya biarlah Tuhan yang mengaturnya dengan sempurna.

Kita boleh berusaha, tetapi Tuhanlah yang menentukan. Karena itu jangan pernah meninggalkan Tuhan. Bawalah selalu dalam doa kita setiap hari segala usaha dan perjuangan hidup kita. Memohonlah pada Tuhan agar kita selalu mendapat berkat dan perlindunganNya.

Semoga 5(lima) hal tersebut di atas dapat diwujudkan dalam kehidupan kita setiap hari. Percayalah sukses akan dapat diraih. Tuhan memberkati.

Author: 

Related Posts MENUJU KEMERDEKAAN FINANSIAL

Tinggalkan Balasan