Paket Wisata Open Trip Atambua 3D2N.

Category : Uncategorized
Paket Wisata Open Trip Atambua 3D2N.by vinsenon.Paket Wisata Open Trip Atambua 3D2N.Paket Wisata Open Trip Atambua 3D2N. Open Trip Atambua 3D2N merupakan paket liburan ke Atambua selama 3 hari 2 malam dengan mengunjungi destinasi-destinasi terbaik di Atambua.  Dapatkan  kesempatan bagi setiap peserta untuk menjelajahi Atambua sebagai kota perbatasan yang berbatasan langsung dengan negara Timor Leste. Atambua merupakan ibukota dari kabupaten Belu, provinsi NTT. Sejak merdekanya provinsi […]

Paket Wisata Open Trip Atambua 3D2N.

Open Trip Atambua 3D2N merupakan paket liburan ke Atambua selama 3 hari 2 malam dengan mengunjungi destinasi-destinasi terbaik di Atambua.  Dapatkan  kesempatan bagi setiap peserta untuk menjelajahi Atambua sebagai kota perbatasan yang berbatasan langsung dengan negara Timor Leste.

Atambua merupakan ibukota dari kabupaten Belu, provinsi NTT. Sejak merdekanya provinsi Timor-Timur menjadi negara Republik Demokratik Timor Leste (RDTL) pada tahun 1999, Atambua menjadi daerah perbatasan negara yang terus berbenah diri. Dengan menjadi daerah perbatasan, Atambua mendapat perhatian yang besar dari pemerintah pusat. Pembangunan infrastruktur meningkat dengan pesat. Sejalan dengan pembangunan infrastruktur, sektor pariwisata juga mendapat perhatian sebagai salah satu sektor unggulan untuk meningkatkan pendapatan ekonomi masyarakat.

Saat ini sebagaimana Pemerintah Pusat dan Provinsi yang gencar mengembangkan sektor pariwisata, Pemerintah Kabupaten Belu juga terus meningkatkan pengembangan destinasi pariwisata.

Destinasi – destinasi pariwisata yang ada di Kabupaten Belu, antara lain:

  1. Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Motaain.

Terletak di desa Silawan, kecamatan Tasifeto Timur, PLBN ini berjarak 21 km dari kota Atambua.  Perjalanan dapat ditempuh dalam waktu 30 menit dengan menggunakan kendaraan. Di sini, wisatawan dapat berfoto di pintu gerbang kedatangan PLBN yang bertuliskan: Welcome To Indonesia dan juga di tugu selamat datang ke Timor Leste.

  • Padang Fulan Fehan

Terletak di desa Dirun, kecamatan Lamaknen, Fulan Fehan berjarak sekitar 42 km dari kota Atambua dan dapat ditempuh dengan menggunakan kendaraan selama 1,5 jam.

Gerombolan sapi dan kuda yang bebas berkeliaran menikmati hijaunya rumput, pohon kaktus,  hamparan sabana yang menawan dan awan-awan yang kerap mengitarinya membuat Fulan Fehan begitu eksotis dan istimewa.

Jika saya menunjukkan foto ini kepada teman-teman di Jakarta, maka mereka pasti akan menebak bahwa ini foto di luar negeri, kata seorang traveler dari Jakarta yang mengabadikan gambar Fulan Fehan.

  • Benteng Tujuh Lapis Makes

Terletak di desa Dirun kecamatan Lamaknen. Jaraknya sekitar 42 km dari kota Atambua dan dapat ditempuh dengan kendaraan selama 1,5 jam.

Benteng ini diperkirakan dibangun pada abad ke XV.

Benteng Makes  dibangun dari bebatuan karang yang membentuk lingkaran  7 lapis dinding batu yang cukup tebal. Dikatakan sebagai benteng 7 lapis  karena   terdapat 7 lapis  batu batuan karang. Maksud dari 7 lapis ini merupakan lapisan untuk melindungi diri dari musuh. Pengunjung harus melalui pintu utamanya kemudian berjalan melewati satu demi satu pintu hingga tiba di tempat utama. Suhu udara yang dingin membuat pepohonan serta bebatuan dalam kawasan itu ditumbuhi banyak lumut. Benteng ini didirikan untuk melindungi diri dari serangan musuh khususnya kolonialisme Jepang, Belanda dan Portugis. Letak benteng yang berada diketinggian ini sebagai tempat yang aman untuk berlindung dari serangan musuh. Ditengah-tengah benteng Makes ini terdapat sebuah Ksadan atau tempat berlangsungnya perkumpulan adat. Ditengah-tengah benteng itulah warga berkumpul serta melakukan upacara adat atau berbagai acara. Pada lapisan ketujuh benteng ini,  yang diameter lingkarannya ± 10 meter, konon apabila melakukan upacara ritual adat, walaupun ditempati ± 500 – 1000 orang, tidak akan penuh.

Di benteng ini terdapat pula makam para raja dari wilayah setempat seperti makam raja Dirun yang sangat dihormati . Benda- benda bersejarahpun masih tersimpan dan sudah cukup tua seperti menhir atau meja persembahan, kubur batu atau sarkopagus maupun tempat duduk raja yang terbuat dari batu yang usianya sudah cukup tua. Selain itu terdapat meriam tua yang merupakan peninggalan jaman Jepang sebanyak 2 buah yang terdapat didalam benteng. Pepohonan yang cukup tua masih dijaga dengan baik mengingat tempat tersebut masih dikatakan keramat dan angker. Wilayah hutan disekitar benteng makes merupakan  hutan adat yang masih dijaga dengan baik.

Karena benteng ini mengandung unsur magis dan sakral bagi penduduk setempat, maka kepada pengunjung disarankan untuk membawa seserahan sederhana berupa sirih pinang atau rokok yang ditaruh di pintu masuk depan.

  • Air Terjun Mauhalek

Terletak di desa Dualasi Raiulun, kecamatan Lasiolat. Jaraknya 32 km dari kota Atambua dan dapat ditempuh dengan menggunakan kendaraan selama 1 jam 15 menit.

Detik.com mengungkapkan: Air terjun ini bukannya satu gelontoran yang jatuh dari ketinggian, melainkan jatuh ke tebing bebatuan. Airnya lantas pecah menjadi puluhan alur membentuk tirai-tirai air yang cantik.
Air Terjun Mauhalek seperti diambil langsung dari dalam film dongeng tentang negeri para peri. Bentuk dan kecantikannya sungguh di luar imajinasi. Musim hujan sepertinya memang waktu yang cocok untuk datang ke sini. Debit air yang besar membuat air terjunnya jadi lebih indah. Tapi hati-hati dengan batuan yang licin.

  • Pantai Pasir Putih

Pantai Pasir Putih terletak di Desa Kenebibi, Kecamatan Kakuluk Mesak berjarak ±26 km dari Atambua dengan atraksi utama pantai berpasir yang berwarna putih. Pantai ini selalu ramai dikunjungi pada hari libur dan merupakan tempat favorit bagi keluarga untuk bermain pasir dan mandi air laut karena ombaknya yang begitu tenang.

  • Wisata Mangrove Kolam Susuk

Terletak di desa Dualaus, kecamatan Kakuluk Mesak. Jaraknya 17 km dari kota Atambua dan dapat ditempuh dengan menggunakan kendaraan dalam waktu 20 menit. Ketika tiba di parkiran, pengunjung berjalan melewati deretan kolam budidaya ikan bandeng atau lebih dikenal dengan Kolam Susuk. Setelah itu mulai memasuki hutan mangrove, menapaki jembatan kayu sepanjang ±600 meter dan bermuara pada pantai yang memiliki pemandangan laut biru dikelilingi hutan mangrove yang indah. Dari ujung jembatan kayu tersebut, pengunjung dapat melihat pelabuhan laut Atapupu.

  • Kampung Adat Nualain.

Terletak di Desa Nualain Kecamatan Lamaknen Selatan, berjarak 45 km dari kota Atambua dan dapat ditempuh dengan menggunakan kendaraan selama 1 jam 20 menit.

Kampung Adat Nualain berada di antara bongkahan batu di puncak bukit. Terdapat  tujuh rumah berarsitektur unik dan beratap ilalang yang kondisinya masih asli.  Di situ juga terdapat  tiga mezbah dari susunan batu berusia sangat tua sebagai tempat sesajen bagi leluhur. Bagi mereka yang memiliki kepekaan tajam, berada di tempat itu pasti merasakan aura magis  dari mezbah. Lampung Adat Nualain adalah bekas istana Kerajaan Nualain. Raja terakhir, Melkhior Asa Tuan, yang meninggal dalam usia 66 tahun pada 31 Desember 1997, jenazahnya dimakamkan di atas gundukan batu di depan rumah raja.

  • Wisata Laloran Buibatak.

Terletak di Desa Tulakadi, Kecamatan Tasifeto Timur, Laloran Buibatak merupakan wisata buatan atas prakarsa dari kepala desa yang melihat potensi yang ada. Lokasi ini berjarak 12 km dari kota Atambua dan dapat ditempuh menggunakan kendaraan selama ±10 menit. Di tempat ini juga terkenal dengan pohon Asam Jokowi. Dinamakan demikian karena pada tahun 2016, Presiden Republik Indonesia yang ke tujuh Bapak Jokowi mengunjungi Atambua dan sempat singgah di Laloran Buibatak dan duduk di bawah pohon asam tersebut sambil bercengkerama dengan masyarakat. Selain Asam Jokowi juga terdapat aneka spot selfie.

Selain destinasi-destinasi tersebut di atas, masih banyak lagi destinasi di Atambua. So, tunggu apalagi.? Kami tunggu kedatangan teman-teman sekalian di Kota Atambua, Kota Perbatasan.  

Hubungi:

OBRIGADO TRIP.

ATAMBUA BORDER TOURISM.

“Grateful and Trying”

Atambua, Timor, NTT

Call/ WA.0852 3928 5620 (Vinsen)

Biaya per pax sekali trip 3D2N :
2 Pax              : Rp 2.600.000
3 Pax              : Rp 2.200.000

4-6 Pax          : Rp 1.750.000

Kami juga siap melayani untuk perjalanan lain seperti   5D4N, 4D3N baik Open Trip,  Private Trip, maupun Liburan Keluarga/Organisasi.

Booking atau konsultasi melalui Call/ WA : 0852 3928 5620(Vinsen)

Semua Biaya Sudah Termasuk (Include) :

JEMPUT- ANTAR BANDARA-TRANSPORTASI AC INNOVA(maks. 6 pax/mobil) – DRIVER+BBM – MAKAN PAGI-SIANG-MALAM SELAMA TRIP ( 6 X MAKAN ) – HOTEL AC – TIKET WISATA (wisatawan domestik) – GUIDE/TOUR LEADER -AIR MINERAL

Semua Biaya Tidak Termasuk (Exclude) :

TIKET PESAWAT – PENGELUARAN PRIBADI – OBAT-OBATAN PRIBADI BELANJA OLEH-OLEH

ITINERARY:

DAY 1
12.00 – 12.30 : MEETING POINT A.A. BERE TALO AIRPORT ATAMBUA

12.30 – 13.00 : CHECK IN HOTEL

13.00 – 14.00 : MAKAN SIANG
14.00 – 14.30 : PERJALANAN MENUJU POS LINTAS BATAS NEGARA (PLBN) MOTAAIN
14.30 – 15.30 : KEGIATAN BEBAS DI PLBN MOTAAIN
15.30 – 15.45 : PERJALANAN MENUJU PANTAI PASIR PUTIH
15.45 – 16:45 : KEGIATAN BEBAS  DI PANTAI PASIR PUTIH

16.45 – 17.15 : PERJALANAN MENUJU MANGROVE KOLAM SUSUK

17.15 – 18:00 : KEGIATAN BEBAS  DI MANGROVE KOLAM SUSUK
18.00 – 16.30 : KEMBALI KE HOTEL DAN MAKAN MALAM
20.00 : ISTIRAHAT

DAY 2
06.00 – 07.30 : SARAPAN
07.30 – 09.00 : PERJALANAN MENUJU FULAN FEHAN
09.00 – 11.00 : KEGIATAN BEBAS DAN HUNTING FOTO DI FULAN FEHAN
11.00 – 11.20 : PERJALANAN MENUJU BENTENG TUJUH LAPIS MAKES
11.20 – 13.30 : KEGIATAN BEBAS DI BENTENG TUJUH LAPIS DAN MAKAN SIANG ( LUNCH BOX )
13.30 – 14.30 : PERJALANAN MENUJU AIR TERJUN MAUHALEK
14.30 – 15.30 : KEGIATAN BEBAS  DI AIR TERJUN MAUHALEK

15.30-18.00 : PERJALANAN KEMBALI KE ATAMBUA
18.00 – 20.00 : MAKAN MALAM  

22.00 : ISTIRAHAT

DAY 3
06.00 – 07.30 : SARAPAN
07.30 – 07.45 : PERJALANAN KAMPUNG ADAT MATABESI
07.45 – 09.15 : KEGIATAN BEBAS DI KAMPUNG ADAT MATABESI

09.15 – 09.45 : PERJALANAN MENUJU   LALORAN BUIBATAK(ASAM JOKOWI)
09.45 – 10.45 : KEGIATAN BEBAS DI LALORAN BUIBATAK(ASAM JOKOWI)
10.45 – 11.00 : PERJALANAN BANDARA A.A. BERE TALO ATAMBUA.

OBRIGADO TRIP. ATAMBUA BORDER TOURISM.

“Grateful and Trying”

Atambua, Timor, NTT

Call/ WA.0852 3928 5620(Vinsen)

Author: 

Tinggalkan Balasan